Pondasi

mengenal-tentang-pondasi

Pondasi

Apa itu Pondasi

Pondasi yakni unsur dari suatu sistem struktur bawah (sub structure) yang menambah-nambah berat sendirinya dan seluruh beban cara dari struktur atas, setelah itu meneruskannya ke tingkatan tanah dan batuan yang terletak di bawahnya. Beban dari kolom yang bekerja pada pondasi ini wajib disebar ke kualitas tanah yang cukup luas maka tanah dapat memanggul beban dengan aman.

Pondasi yakni unsur dari satu sistem rekayasa yang melahirkan beban yang di topang oleh pondasi dan beratnya individual ke dalam tanah dan batuan yang terletak di bawahnya. Pembentukan pondasi bangunan wajib diperhitungkan dan menjamin kesetimbangan bangunan buat berat Utuh beban-beban bermanfaat dan gaya-gaya luar, seperti tindihan angin, gempa bumi dan lain-lain, serta tidak boleh berhasil penyusutan pondasi setempat ataupun penyusutan pondasi yang merata lebih dari batas tertentu.

Jenis-jenis Pondasi

Bentuk pondasi ditentukan oleh berat bangunan dan batas hidup tanah di seputar bangunan, padahal ketajaman pondasi ditentukan oleh letak tanah padat yang mensupport pondasi. Menurut Gunawan (1991), sebagai umum pondasi dibagi menjadi dua Ala yakni pondasi dangkal dan pondasi dalam. Pondasi dangkal yakni pondasi yang hanya mampu terserang beban relatif kecil dan sebagai refleks terserang beban bangunan. Lagi pula pondasi dalam yakni pondasi yang mampu terserang beban bangunan yang besar dan melahirkan beban bangunan ke tanah keras atau batuan yang sangat dalam. Adapun dekomposisi dari Jalan berlawanan klasifikasi pondasi yakni taruh kata berikut:

a. Pondasi Dangkal

Pondasi dangkal (shallow foundation) yakni pondasi yang mensupport beban sebagai Refleks Pondasi ini diperlukan kalau tingkatan tanah supporter pada dasar pondasi terletak relatif jauh dari kualitas tanah/daya dukung tanah pada dasar bangunan Lambat Jika ketajaman dasar pondasi dari muka tanah yakni kurang atau sama dengan lebar pondasi (D = B) maka disebut pondasi dangkal. Sistem pondasi diperlukan pada tingkatan tanah dasar yang baik letaknya tidak dalam serta ganjalan air tanah atau air anak sungai dapat diatasi agar pondasi bisa diolah dalam batas hidup kering maka mutu pondasi akan lebih baik dan ekonomis.

b. Pondasi Dalam

Pondasi dalam yakni pondasi yang melahirkan beban bangunan ke tanah dasar atau tanah keras yang terletak jauh dari Tekstur Jika ketajaman pondasi dari muka tanah yakni lebih dari lima kali lebar pondasi (D > 5B) maka disebut pondasi dalam. Pondasi dalam diperlukan kalau tanah dasar taruh kata tempat peletakan pondasi tidak mempunyai daya dukung yang cukup untuk menambah-nambah beban yang bekerja di atas, atau kalau tanah dasar tertulis letaknya sangat dalam.

Jenis-jenis pondasi dalam jarak lain yakni taruh kata berikut:

1). Pondasi Pacak Tunggak (Tiang Pancang)

Pondasi Pacak turus yakni cara pondasi dalam yang biasa dijumpai pada konstruksi darat ataupun laut, cara pondasi ini dan harga tiang pancang diperlukan kalau cara strukturnya bertemu refleks dengan rawa, air, dan serta tanah yang memiliki daya dukung yang rendah pula, pondasi ini bertujuan mempermudah beban di atasnya lalu melahirkan beban tertulis melalui pancang turus Tersimpul bagi cara perpindahan bebannya, ada yang melahirkan beban dengan tahanan sanding (end bearing), ada serta melahirkan beban melalui kulit dari pancang turus itu individual (friction pile).

2). Pondasi Pacak Bore Pile

Pondasi bore pile yakni bentuk pondasi dalam yang dibuat di dalam kualitas tanah. Pondasi ditempatkan sampai ketajaman yang dibutuhkan dengan cara membentuk lubang dengan sistim pengeboran atau pengerukan tanah. Tamat ketajaman cutel didapatkan setelah itu dilakukan pengecoran semen pada lubang pondasi yang cutel dibor. Bore pile atau serta disebut pondasi sumuran, sering serta diperlukan pada konstruksi besar ataupun rumahan yang mempunyai daya dukung tanah keras beruang pada ketajaman yang cukup jauh di atas kualitas tanah, maka tidak dimungkinkan untuk cebak atau mencadangkan cara pondasi dangkal, pondasi sumuran atau bore pile ini berbeda dengan pancang Tunggak dimana pondasi ini dibantu oleh semen yang di masukkan ke dalam casing ataupun ke dalam tanah yang telah dibor.