Mengenal 8 Hewan Yang Hidup Di Palung Mariana

Mengenal 8 Hewan Yang Hidup Di Palung Mariana

10 Fakta Palung Mariana, Tempat Terdalam di Bumi!

Palung Mariana termasuk palung yang memiliki jurang dasar laut paling dalam sehingga termasuk palung dengan titik terdalam di permukaan bumi. Palung paling dasar ini terletak di Samudera Pasifik, bagian barat Filipina.

Palung ini berada di dalam samudera dengan luas lebih dari 2/3 bumi. Dibagian samudera paling dasar terdapat kerak bumi yang membentuk pegunungan, ngarai, dan daratan. Palung laut terbentuk akibat adanya pertemuan antara lempeng. Selain itu, didasar lautnya ada pula gunung – gunung. Palung sendiri merupakan cekungan sempit yang terletak sangat dalam di dasar laut.

Meskipun tekanan air di dasar lautnya mencapai 1.000 kali tekanan atmosfer normal di permukaan bumi, namun masih ditemukan ada beberapa hewan di palung Mariana. Berikut 8 hewan yang hidup di palung Mariana :

  1. Angler Fish

Angler fish memiliki bagian ujung kepala yang terang dan berfungsi untuk menangkap mangsa. Ikan pemancing ini bisa dijumpai di palung yang sangat gelap. Bentuk angler fish menyerupai ikan bercahaya yang ada di film Finding Nemo.

Ciri khas dari ikan pemancing ini adalah adanya cahaya terang yang menyala di depan kepalanya dan mulutnya dipenuhi dengan gigi tajam. Untuk ikan betina memiliki ukuran panjang sekitar 20 cm, sementara ikan jantan ukurannya lebih besar dari betina.

 

  1. Dumbo Octopus

Dumbo Octopus pertama kali ditemukan tahun 1883 dan dikenal sebagai gurita dumbo atau grimpoteuthis. Tapi specimen berikutnya tidak terlihat hingga ditemukan lagi pada 1990-an. Ukuran tubuh jenis gurita ini lebih kecil sekitar 20 – 30 cm. Tubuhnya yang berbentuk agar – agar bermanfaat bermanfaat untuk bertahan hidup di lingkungan bertekanan tinggi.

Bentuk grimpoteuthis seperti hewan yang memiliki telinga. Bagian tubuh gurita yang mirip dengan daun telinga merupakan siripnya. Panjangnya sekitar 30 cm dan gurita dumbo hidup di kedalaman 3.962 meter di palung Mariana.

 

  1. Hiu Berjumbai

Hiu berjumbai adalah hewan purba yang diperkirakan sudah hidup lebih dari 80 juta tahun lalu. Ciri – ciri dari hiu berjumbai adalah memiliki tubuh berwarna coklat tua, abu – abu, dan berotot. Ikan hiu ini juga memiliki rahang dan gigi.

Jumlah gigi di rahang atas sekitar 19 hingga 28 buah, sementara jumlah gigi di rahang bawah sekitar 21 hingga 29 buah. Ikan hiu ini hidup di dasar laut palung Mariana.

 

  1. Hiu Goblin

Termasuk spesies hiu yang langka di bumi, hiu Goblin memiliki penampilan yang cukup menyeramkan. Ikan hiu ini memiliki moncong yang memancang dan rahang panjang. Didalam moncong tersebut terdapat gigi yang kurus dan tajam. Ikan hiu yang memiliki warna kulit merah muda ini biasanya jarang terlihat oleh manusia. Biasanya hiu Goblin tinggal di sekitar 100 meter dibawah laut.

 

  1. Gurita Teleskop

Gurita teleskop memiliki warna tubuh transparan atau tidak berwarna. Jenis gurita ini memiliki 8 lengan transparan berukuran sama dan bentuk matanya seperti tabung. Gurita ini tinggal di kedalaman 1.981 meter di palung Mariana dengan cara berenang secara vertikal yaitu dari atas ke bawah atau sebaliknya. Gerakan tersebut membuat gurita teleskop mampu bertahan hidup dari predator.

 

  1. Ikan Berkepala Transparan

Hewan selanjutnya yang hidup di palung Mariana adalah Ikan berkepala transparan atau disebut juga Macropinna Microstoma. Disebut transparan karena kepala Macropinna Microstoma ini akan memancarkan cahaya di tengah kegelapan palung Mariana.

 

  1. Cacing Zombie Atau Osedax

Cacing zombie atau osedax merupakan cacing yang hidup berkerumun di dalam palung Mariana. Kerumunan cacing tersebut akan memakan tulang dan bangkai ikan paus atau hewan yang mati di kedalaman laut yang gelap. Cacing – cacing tersebut juga menggunakan jaringan akar khusus untuk mengebor tulang. Selain bangkai, mereka juga memakan tulang dari bangkai hewan dalam laut.

 

  1. Deep Sea Dragonfish

Selain Angler Fish (ikan pemancing), ada juga ikan Naga Laut Dalam atau Ikan Naga tanpa sisik. Jenis ikan ini memiliki cahaya sendiri untuk memancing mangsa.