Inilah Beberapa Faktor yang Dapat Menurunkan Tingkat Kesuburan Wanita!

Inilah Beberapa Faktor yang Dapat Menurunkan Tingkat Kesuburan Wanita!

Kenalilah Girls, Ini 7 Perubahan yang Terjadi ketika Masa Subur Datang

Masa subur wanita menjadi hal yang sangat penting dalam program kehamilan. Ya, terang saja demikian, sebab kehamilan itu sendiri dipengaruhi oleh tingkat kesuburan pada wanita. Namun tahukah kamu? ternyata ada beberapa faktor yang dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita lho. Faktor-faktor apa sajakah itu? Nah, biar kalian gak penasaran, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

  1. Usia

Faktor pertama yang dapat menurunkan tingkat kesuburan pada wanita, yakni faktor usia. Menurut para pakar kehamilan, peluang kehamilan pada seorang wanita yang usianya berada di atas 35 tahun itu sudah semakin menurun. Pasalnya, usia tersebut merupakan masa menopause sehingga membuatnya menjadi sulit hamil.

Pada umumnya, menopause akan terjadi pada rentang usia 50 tahun keatas dan sudah tidak bisa lagi memproduksi sel telur. Sebelum memasuki masa menopause, maka seorang wanita juga akan mengalami gangguan kesuburan yang membuat sel telurnya berkurang.

  1. Kebiasaan Mengonsumsi Alkohol

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa jenis minuman keras sama sekali tidak ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Bahkan, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol cenderung merusak kesehatan lho. Berdasarkan dari hasil penelitian, minuman keras dapat meningkatkan risiko gangguan ovulasi dan endometriosis.

  1. Kebiasaan Merokok

Sama halnya dengan konsumsi minuman alcohol, dimana kebiasaan buruk yang satu ini juga sama sekali tidak ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Terlebih untuk wanita, karena zat-zat racun pada rokok ini dapat mengacaukan hormon dan merusak DNA.

Bukan hanya itu, merokok pun bisa mengganggu perkembangan janin dan menurunkan peluang kehamilan. Selain perokok aktif, wanita yang menjadi perokok pasif juga bisa mengalami penurunan tingkat kesuburan. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari asap rokok.

  1. Kelainan Bawaan

Ternyata masalah infertilitas pada wanita juga bisa terjadi karena adanya kelainan bawaan seperti “septate uterus”. Bahkan, kondisi tersebut pun dapat menyebabkan keguguran berulang atau tidak dapat hamil. Lantas, apa yang dimaksud dengan septate uterus? Septate uterus berupa gangguan pada rongga rahim, dimana uterus akan terbagi oleh dinding otot atau jaringan ikat.

  1. Berat Badan

Perlu kalian ketahui, bahwa proses ovulasi dengan normal akan terhambat oleh berat badan yang berlebihan (obesitas). Tak hanya obesitas, wanita dengan berat badan yang terlalu kurus juga sulit untuk hamil lho. Menurut para pakarnya, wanita yang mempunyai berat badan ideal berdasarkan IMT (Indeks Massa Tubuh) bisa meningkatkan frekuensi obulasi dan peluang hamil.

  1. Efek Obat-obatan

Ada beberapa jenis obat-obatan yang diyakini dapat mempengaruhi tingakat kesuburan wanita, seperti obat anti inflamasi nonsterod (OAINS). Pasalnya, OAINS itu sendiri termasuk kedalam jenis obat golongan aspirin dan ibuprofen.

Jika seorang wanita mengonsumsi obat OAINS tersebut dalam dosis yang tinggi, atau pemakaian jangka panjang, maka hal itu akan berimbas pada masalah organ reproduksi. Akibatnya, kita akan menjadi sulit hamil. Bukan hanya itu, ternyata dampak dari kemoterapi sebagai terapi pengobatan kanker juga dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita.

  1. Sering Mengonsumsi Makanan Cepat Saji

Faktor berikutnya yang dapat menurunkan tingkat kesuburan pada wanita, yakni sering mengonsumsi makanan cepat saji. Ya, makanan-makanan cepat saji alias fast food ini memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga berisiko membuat berat badan menjadi berlebih (obesitas).

Jika sudah terjadi obesitas, tentu saja peluang kehamilannya juga akan semakin kecil.