Aplikasi dan Pemanfaatan Arus Listrik DC dan AC

Aplikasi dan Pemanfaatan Arus Listrik DC dan AC

Industri pengisi daya DC menjadi penting karena listrik merupakan bentuk energi yang bisa ditransmisikan serta disalurkan melalui kabel. Kabel tersebut berfungsi sebagai media penghantar yang berisi tembaga atau perak. Dalam kehidupan sehari-hari, aplikasi dan pemanfaatan listrik menjadi energi yang sangat penting bagi keberlangsungan berbagai sektor penggerak vital.

 

Nantinya, pemanfaatan energi listrik tersebutlah yang dapat menopang beberapa kegiatan serta kebutuhan manusia.

 

Aplikasi dan Pemanfaatan Arus Listrik DC dan AC

 

Berikut ini akan dijelaskan mengenai aplikasi serta pemanfaatan arus listrik DC dan AC dari Industri pengisi daya DC.

 

·          Arus Listrik AC

 

AC atau Alternating-Current adalah jenis arus listrik bolak-balik. Arus listrik ini mengalir pada penghantar yang tegangannya berubah secara potential. Dimana tegangannya yaitu positif (+) dan negatif (+) selalu bergantian terus menerus.

 

Arus listrik AC dikenal dengan istilah frekuensi yang besarnya intensitas gelombang listrik terjadi pada waktu tertentu, dengan satuan (Hz). Pada satu periode gelombang adalah satu kali siklus pergantian mulai dari tegangan positif (+) menuju ke tegangan negatif (-). Untuk frekuensi 1 Hertz terjadi jika satu periode gelombang terjadi dalam waktu satu detik.

 

·          Aplikasi dan Penerapan Arus Listrik AC

 

Penerapan dan pengaplikasian arus listrik AC sangat banyak. Hampir setiap peralatan listrik dalam rumah tangga serta mesin listrik menggunakan arus listrik AC. Misalnya lampu, TV, pompa air dan lain-lain.

 

·    Arus Listrik DC

DC atau Direct-Current merupakan arus listrik searah. Pada arus listrik DC yang searah ini dikenal dengan istilah polaritas positif (+) dan negatif (-) penerapannya pada arus DC tidak boleh terbalik.

 

·    Aplikasi dan Penerapan Arus Listrik DC

Arus listrik DC banyak digunakan pada sumber tenaga yang mempunyai daya kecil, misal Handphone, laptop, perangkat elektronik portabel, starter motor DC pada kendaraan, dan lain sejenisnya.

 

Perangkat listrik rumah tangga yang menggunakan arus listrik DC sangat jarang, karena lebih sulit mentransfer daya dibandingkan arus listrik AC. Jika arus listrik DC digunakan untuk mengaliri listrik rumah tangga, biasanya menggunakan sistem kelistrikan dalam menghasilkan energi listrik tersendiri. Contohnya seperti solar-cell serta sistem kelistrikan dengan energi yang cukup rendah.

 

Itulah pengaplikasian dan pemanfaatan dalam arus listrik DC dan AC menurut Industri pengisi daya DC.  Jika Anda membutuhkan daya DC untuk keperluan usaha atau rumah tangga, bisa menggunakan Industri pengisi daya DC melalui website https://pmienergyindonesia.com/.