5 Langkah Menyiapkan Dana Darurat untuk Keluarga

5 Langkah Menyiapkan Dana Darurat untuk Keluarga

Menyiapkan dana darurat merupakan salah satu langkah penting untuk mengamankan kondisi keuangan di masa mendatang. Terutama bagi kamu yang sudah berkeluarga, keberadaan dana darurat dapat menolong kamu dan keluarga di saat mendesak. Lalu, bagaimana langkah menyiapkan dana darurat yang tepat?

Meskipun sekarang marak penawaran pinjaman tunai bunga rendah dan mudah, tetapi tetap saja ada strategi yang harus disiapkan. Terutama berkaitan dengan utang dan pemasukan yang ada. Jangan sampai salah langkah ya. 

Untuk mengetahui cara menyiapkan dana darurat bagi keluarga, kamu bisa simak 5 langkah berikut ini:

  • Buat Laporan Arus Kas atau Cash Flow

Laporan arus kas berguna untuk memetakan pemasukan dan pengeluaran dalam suatu keluarga. Melalui cash flow, kamu bisa mengetahui sumber pendapatan keluargamu berasal dari mana saja. Jika pendapatan masih belum bisa memenuhi alokasi dana darurat, disarankan untuk mencari sumber pendapatan lain.

Selain itu, kamu juga bisa merinci daftar pengeluaran keluarga setiap bulannya. Prioritaskan pengeluaran bulanan untuk kebutuhan primer, kurangi pos pengeluaran yang tidak terlalu penting seperti self reward atau hiburan. Ajak anggota keluarga untuk ikut berhemat dan mengurangi pengeluaran atau belanja yang tidak perlu.

  • Alokasikan Dana Darurat 

Idealnya, cara menentukan dana darurat adalah menghitung 10% dari pendapatanmu. Namun, cara tersebut lebih efektif untuk kamu yang masih lajang, lain ceritanya kalau kamu sudah berkeluarga. Pengeluaran sehari-hari akan lebih banyak daripada saat kamu masih lajang, dana darurat yang dibutuhkan pun juga semakin banyak. 

Adapun dana darurat yang harus kamu siapkan untuk keluarga jumlahnya sekitar 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan. Jika ingin mengumpulkan dana darurat sebanyak itu tidak akan terkejar apabila hanya menyisihkan 10% dari pendapatanmu. Lalu, bagaimana solusinya?

Gabungkan pendapatan kamu dan pasanganmu supaya alokasi dana darurat tidak hanya berasal dari satu sumber saja. Misalnya, total pendapatan kamu dan pasangan sebesar 8 juta dengan pengeluaran sebesar 5 juta. Kamu dapat menyisihkan dana sebesar 30% untuk dana darurat setiap bulannya. 

Selain mengandalkan pendapatan bulanan, kamu juga bisa menggunakan bonus tahunan, THR, dan penghasilan tambahan lainnya. 

Jika ingin menggunakan pinjaman tunai bunga rendah dan mudah, pikir-pikir lagi ya bunganya. Pilih yang berbunga rendah, terdaftar di OJK serta bisa diajukan secara online seperti Kredifazz. Bunganya hanya 0.3% saja per hari. Kredit limit yang disediakan maksimal Rp3 juta. Pastikan juga cicilan tidak melebihi kemampuan atau lebih dari sepertiga penghasilan.

  • Pilih Tempat Penyimpanan Dana Darurat yang Ideal

Kegunaan dana darurat sebagai simpanan yang dapat kamu akses ketika terjadi situasi mendesak sangatlah penting. Supaya tidak tergoda untuk menggunakan dana darurat, kamu harus memisahkan penyimpanannya dari pos keuangan lain. Kamu bisa menggunakan rekening yang berbeda untuk menghindari dana darurat terpakai.

Selain menyimpannya di rekening bank, kamu juga dapat menyimpannya dalam tabungan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kamu jangan menyimpan seluruh dana darurat pada tabungan. Sebab, bunga tabungan tidak dapat mengejar kenaikan kebutuhan dana darurat setiap tahunnya.

Tempat penyimpanan dana darurat yang paling ideal adalah produk keuangan likuid. Selain tabungan, kamu juga bisa menyimpan dana darurat dalam bentuk deposito dan reksadana pasar uang.

Jangan menyimpan dana darurat dalam bentuk investasi tanah karena akan susah dicairkan. Selain investasi tanah, jangan sekali-kali investasi dana darurat pada saham karena sifatnya yang tidak menentu.

  • Cari Metode Penyimpanan yang Mudah Dicairkan

Penyimpanan dana darurat harus mudah diakses dan dicairkan. Hal ini dikarenakan sifat dana darurat yang sangat penting ketika situasi darurat terjadi. 

Minimal, dana darurat harus dapat kamu ambil melalui ATM (anjungan tunai mandiri). Lebih bagus lagi jika kamu dapat mengakses dan menggunakan dana darurat secara online.

  • Lakukan Secara Perlahan dan Konsisten

Menyiapkan dana darurat tidak bisa dilangsungkan secara cepat. Butuh proses yang cukup lama supaya target dana darurat tercapai. Selama kamu konsisten, dana darurat yang kamu kumpulkan pelan-pelan akan menjadi ‘buah’ dari kesabaranmu.

Nah, itulah 5 langkah menyiapkan dana darurat untuk kamu yang sudah berkeluarga. Dengan mempersiapkan dana darurat ini nantinya akan sangat membantu kamu dan keluarga bila terjadi keadaan darurat. Selamat menyiapkan dana darurat!