Mengenal beras dan juga manfaat mengkonsumsi beras

Mengenal beras dan juga manfaat mengkonsumsi beras

Indonesia adalah salah satu produsen beras terkemuka di dunia, dengan produksi padi pada tahun 2003 lebih dari 50 juta ton dan area budidaya lebih dari 11,5 juta ha. Sejak 1980, hasil padi nasional Indonesia adalah yang tertinggi di Asia tropis. Orang Indonesia juga merupakan konsumen besar beras, rata-rata lebih dari 200 kg per hari setiap tahun. Padi ditanam di berbagai ketinggian, dengan sekitar 75 persen penanaman di daerah irigasi dan kurang dari 10 persen di dataran rendah tadah hujan. Sebagian besar produksi beras dilakukan di pulau Jawa dengan irigasi. Varietas dataran rendah sebagian besar dimiliki oleh sub-spesies indica dan sekitar 85% darinya memiliki hasil tinggi. Sekitar 7.000 varietas atau galur padi yang cocok untuk dataran tinggi, dataran rendah atau rawa pasang surut telah diidentifikasi dan dilestarikan. Jenis beras Bulu (juga dikenal sebagai “japonica tropis”) pertama kali diidentifikasi di daerah dataran tinggi Indonesia. Area yang ditanami padi meningkat sebesar 33% antara tahun 1969 dan 1990. Namun, sejak itu, konversi banyak lahan pertanian di Jawa menjadi penggunaan non-pertanian telah berkontribusi terhadap penurunan total output. Produksi beras berkelanjutan membutuhkan pengembangan dan penyebaran varietas padi baru serta teknologi dan pendekatan pengelolaan tanaman. Beras adalah biji-bijian berpati yang digunakan sebagai bahan pokok oleh lebih dari setengah populasi dunia yang sebagian besar karena keserbagunaan, ketersediaan, dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan rasa dan bumbu apa pun. Nasi memiliki tekstur kenyal dan lembut yang menambahkan substansi pada makanan dan melengkapi banyak masakan. Ada banyak jenis beras dan cara menyiapkannya, dan nilai gizinya juga berbeda.

Fakta Gizi Beras

Informasi gizi berikut disediakan oleh USDA untuk 1 cangkir (186g) beras nasi putih :

  • Kalori :  242
  • Lemak :  0,4g
  • Sodium :  0mg
  • Karbohidrat :  53,4g
  • Serat :  0,6g
  • Gula :  0g
  • Protein :  4.4g

Beras dapat menjadi bagian dari diet seimbang, terutama jika kalian memilih varietas beras merah yang belum diproses. Banyak manfaat kesehatan beras berasal dari vitamin dan mineral yang disediakannya.

  1. Mendukung Tulang, Saraf, dan Otot

Magnesium adalah komponen struktural tulang yang membantu dalam ratusan reaksi enzim yang terlibat dalam sintesis DNA dan protein dan diperlukan untuk konduksi saraf yang tepat dan kontraksi otot.

2. Meningkatkan Kesehatan Usus Besar

Beras mengandung pati resisten , yang dapat menyebabkan pembentukan asam lemak tertentu yang membantu usus besar tetap sehat. Asam lemak ini juga dapat mengurangi risiko kanker kolorektal.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Mengkonsumsi biji-bijian utuh, termasuk beras merah, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

4. Aman untuk Orang dengan Penyakit Celiac

Beras adalah  biji-bijian yang bebas gluten dan sangat bermanfaat bagi penderita penyakit celiac dan sensitivitas non-celiac. Nasi bisa dibuat menjadi tepung, mie, roti, dan sirup. Ini juga dapat dibuat menjadi susu dan digunakan sebagai pengganti susu sapi untuk.

5. Memberikan Energi Cepat

Atlet yang membutuhkan banyak energi dalam bentuk karbohidrat bisa mendapatkannya dari nasi putih. Banyak yang lebih menyukai nasi putih daripada nasi merah karena bentuknya yang tinggi karbohidrat dan rendah serat

Itulah beberap amanfaat dari mengkonsumsi beras. Seperti kita tahu sekarang ini banyak yang jual beras dengan berbagai macam varietas. Pilih lah jenis beras yang terbaik saat kalian membeli beras!