Category Archive : Properti

6 Cara Merawat Mimbar Masjid Agar Tetap Awet

Mimbar masjid merupakan salah satu ikon yang ada di dalam masjid. maka dari itu biasanya mimbar masjid ini dipilih dengan ukiran yang sangat bagus. mulai dari ukiran huruf Arab hingga bentuk-bentuk ukiran lainnya. Karena Saat memasuki masjid biasanya mata orang-orang pertama kali langsung tertuju ke mimbar.

Memilih mimbar masjid yang berkualitas saja tidak cukup agar mimbar bisa awet bertahun-tahun.  anda perlu merawat mimbar masjid agar furniture ini tetap terlihat indah dan membuat orang terkesan. Merawat mimbar ternyata tidak asal-asalan ada tekniknya. Jangan sampai ai niatnya untuk merawat dan membersihkan mimbar malah merusak konstruksi dari kayu mimbar itu sendiri. Simak berikut ini beberapa tips merawat mimbar masjid.

1. Perhatikan Peletakan Mimbar

Sebaiknya anda meletakkan furniture Jepara ini di tempat yang memiliki suhu normal dan kering. mimbar memang dibuat dengan kayu jati kualitas terbaik Namun kelemahannya adalah tidak tahan dengan cuaca yang terlalu panas maupun lembab. Kayu jika diletakkan di tempat panas akan mudah retak karena terlalu kering. sedangkan jika diletakkan di suhu yang lembab membuat kondisinya basah sehingga mudah tumbuh jamur.

2. Gunakan Alas

Biasanya posisi mimbar tidak diubah-ubah kecuali bila digunakan untuk acara-acara di masjid. Saat meletakkan mimbar, sebaiknya pergunakan alas yang terbuat dari bahan tebal seperti karpet. Hal ini untuk menjaga mimbar masjid tidak bergesekan langsung dengan ubin yang membuatnya jadi mudah rusak. Alas juga memudahkan saat mimbar dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.

3. Bersihkan Mimbar Secara Berkala

Ternyata membersihkan mimbar masjid tidak boleh terlalu sering. Jika banyak debu yang menempel pada mimbar cukup bersihkan dengan kemoceng. Nah, bila terdapat banyak noda membandel di mimbar Anda cukup membersihkannya dengan Kain basah lalu gosokkan perlahan hingga noda hilang. Setelah itu bersihkan mimbar dengan kain kering.

Tidak boleh sering-sering membersihkan mimbar dimaksudkan agar kayu furniture Jepara ini bisa lebih awet. Apalagi jika membersihkannya dengan air terlalu sering bisa merusak konstruksi kayu. Atau bisa juga dengan mencuci mimbar 1 bulan sekali, jika memang dirasa pencucian harus dilakukan.

4. Jauhkan Dari Cat Atau Cairan

Biasanya masjid sering melakukan perbaikan-perbaikan baik di dalamnya ataupun di luar ruangan, apalagi jika mendekati bulan Ramadhan hingga lebaran. Misalnya saja melakukan pengecatan bagian-bagian masjid. Nah sebaiknya anda jauhkan mimbar masjid dari cat atau cairan yang bisa saja menempel dan susah dibersihkan. Belum lagi jika cairan cairan ini memberikan ada yang permanen dan bisa merusak. Cara memperbaikinya tentu susah dan belum tentu kembali seperti semula.

5. Gunakan Obat Anti Rayap Atau Jamur

Sebaiknya anda menggunakan obat anti rayap atau jamur karena furniture Jepara biasanya mudah terserang serangga. Pilih obat anti jamur atau rayap yang ramah lingkungan agar tidak membahayakan.

6. Pertahankan Warna Mimbar Dengan Teh Hitam

Teh ternyata tidak hanya nikmat untuk diminum tapi juga bisa digunakan untuk membersihkan furniture dari kayu. Anda bisa mencelupkan kain lembut ke dalam teh hitam yang setelah diseduh. Setelah itu ucapkan kain celupan tersebut ke mimbar Yang akan dibersihkan lalu biarkan hingga mengering.

Demikian beberapa tips merawat mimbar masjid agar supaya tetap awet dan kualitasnya terjaga. Anda bisa mempraktekkan langkah-langkah di atas karena sudah terbukti ampuh.  Mimbar merupakan ikon sebuah masjid maka sudah sepantasnya memang dijaga dan dirawat. Untuk pilihan  furniture  Jepara terbaik bisa berkunjung ke galenafurniture.com. Di sana terdapat berbagai furniture salah satunya member masjid yang berkualitas dengan desain menarik.

Ketahui, Ini Penyebab Pipa Air Bocor Yang Perlu Anda Ketahui

Sambungan pipa sudah terpasang rapi tapi masih terjadi kebocoran? Hal ini mungkin saja terjadi bukan karena sambungannya yang terlepas melainkan karena adanya pipa saluran air yang bocor. Dalam pemasangan instalasi pipa air di rumah  disarankan untuk pipa paralon yang besar dan tebal memang tidak menjamin air akan mengalir tanpa hambatan atau kebocoran. Oleh karena itu, penting juga bagi Anda mengetahui apa penyebab yang menjadikan pipa air bocor.

Kebocoran pipa air memang sangat membuat tidak nyaman, mulai dari perkara shower yang mampet, kran wastafel yang terus-terusan menetes hingga aliran air yang kecil. Karena itulah, untuk dapat menghindarinya, ketahui beberapa faktor penyebab pipa air bocor berikut ini:

  • Proses Korosi

Kualitas pipa air tidak akan selamanya bertahan baik, pipa yang sudah terpasang bertahun-tahun lamanya akan mengalami proses korosi hingga berujung pada terjadinya kebocoran pipa saluran air. Selain karena umur pipa, senyawa kimia yang terkandung di dalam air juga dapat mempercepat proses korosi terjadi.

  • Penyumbatan

Adanya penyumbatan juga bisa menyebabkan terjadinya kebocoran saluran air, terutama di bagian dengan tekanan air yang tinggi. Hal ini karena tekanan tinggi pada bagian yang tersumbat tersebut dapat mengakibatkan keretakan hingga kebocoran. Untuk itulah, pastikan saluran air di rumah Anda bebas dari masalah penyumbatan dan sebaiknya kurangi juga menggunakan sambungan pipa untuk mengurangi resiko saluran tersumbat.

  • Tekanan Air

Tekanan air yang tinggi memang membuat aliran air menjadi deras dan kencang sehingga nyaman digunakan. Namun perlu Anda tahu, semakin tinggi tekanan air maka semakin tinggi pula resiko terjadinya keretakan pada pipa saluran. Apabila sudah retak, lama-kelamaan kebocoran pun akan terjadi.

  • Jenis Pipa

Ada banyak sekali jenis pipa air berkualitas yang dapat kita peroleh di pasaran, salah satunya yaitu pipa pralon rucika. Gunakan pipa air dengan kualitas yang terbaik khususnya untuk pemasangan di balik tembok guna menghindari resiko terjadinya kebocoran. Penggunaan pipa kualitas buruk yang dijual dengan harga murah biasanya akan lebih cepat retak sehingga mudah bocor.

  • Bergesernya Pipa

Bergesernya pipa dapat diakibatkan oleh banyak hal, diantaranya yaitu fondasi rumah yang tidak kokoh, erosi dan bencana alam seperti banjir dan gempa bumi. Kasus ini biasanya ditandai dengan tekanan air yang menjadi rendah, warna air yang berubah keruh dan terdengar bunyi air mengalir dari balik tembok.

Selain beberapa penyebab yang telah disebutkan diatas, buruknya kualitas pemasangan juga menjadi masalah tersendiri. Untuk itu, jangan anggap remeh pemasangan saluran air terutama bagian sambungan pipa untuk mengurangi resiko kebocoran.